RSS

Paket Baru Telkom yang Memberatkan

26 Mar

Kejadian ini sebenarnya sudah lama terjadi, kurang lebih sejak November 2009, baru ketahuan sekarang, jadi sudah 5 bulan ini.
Dulu ada pembantu yang mengaku pernah mendapat telepon dari pihak Telkom, waktu itu mereka menawarkan untuk beralih ke paket
tertentu, dengan iming-iming biaya SLI dan biaya Telp yang lebih hemat, entah apa yang pembantu bilang, sejak itu tagihan
tiap bulan selalu besar. Padahal telepon yang di rumah, jarang sekali untuk menelpon, paling-paling digunakan untuk menerima
saja, karena pikir punya pikir, lebih hemat pakai HP, tahu kan biaya pakai HP klo sesama, pasti murahnya.

Karena merasa beberapa tagihan tambah lebih banyak, coba saja aku cek struk/kwitansi pembayaran Telkom, benar saja, tagihan
abonemen yang semula berkisar Rp. 30.000’an berubah menjadi Rp. 65.000 + PPN 10%. Usut punya usut aku coba nanya ke tetangga, benar saja,
mereka juga menerima kejadian yang sama, jumlah tagihan yang lebih besar.
Bayangkan selama 5 bulan, menggunakan paket yang tidak ada untungnya, Rp. 35.000 x 5 bulan = Rp. 175.000. Selisih Rp. 35.000
klo dikalikan dengan semua pengguna Telkom bisa dibayangkan berapa keuntungannya, bisa Milyar’an. Tahu hal ini, langsung saja
aku mampir ke Plasa Telkom, trus iseng-iseng aku nanya ke Satpam, katanya sudah banyak pelanggan yang complain ke sini soal
tagihan bulanan jadi nasibnya sama dengan aku.

Nah, kemudian aku ke customer service’nya, setelah menjelaskan duduk perkara, pihak CS’nya memang mengakui ada paket
baru yang dikenakan ke pelanggan hanya lewat telepon saja, trus CSnya menjelaskan panjang lebar tentang paket tersebut, memang
sekilas paket tersebut sedikit menguntungkan apabila konsumen secara rutin menggunakan telepon rumah untuk berkomunikasi, baik Lokal/Interlokal lha beda ceritanya klo telepon rumah hanya digunakan untuk menerima saja alias ” ndongkrok “, lha ya rugi too… lha tidak makai koq, bayarnya banyak seharusnya, klo pakainya sedikit bayarnya ya sedikit tidak malah pakai sedikit tapi bayarnya banyak.

Lantas, oleh CSnya disarankan untuk berhenti dari paket tersebut, dengan syarat :
1. Mengisi formulir untuk berhenti dari paket
2. Menyerahkan foto copy KTP (bisa diwakilkan)

Syukurlah tidak memakan waktu yang lama,

satu syarat lagi :
Untuk pembayaran periode bulan berikutnya, pembayaran melalui plasa Telkom terlebih dahulu, jangan ke loket umum, nah setelah pembayaran tersebut, barulah pada bulan berikutnya bisa ke loket-loket umum.

Misal : bulan Maret 2010 aku complain dan berhenti dari Paket tersebut, untuk pembayaran bulan April 2010 jangan ke loket umum dulu tapi ke Plasa Telkom, nah untuk pembayaran bulan Mei 2010 dan seterusnya barulah bisa ke loket umum.

Epilog :
Seharusnya BUMN sebesar Telkom, bisa lebih profesional lagi dalam menawarkan berbagai macam produknya, kan bisa lewat koran,
televisi atau surat ke setiap pelanggan, dengan begini setiap pelanggan memiliki banyak informasi dan dapat menentukan sendiri
kebutuhan akan produk dari Telkom, klo lewat telepon, klo yang angkat tuh telepon gak mudeng, trus tinggal ” IYA ” saja, ya kita
lah yang akan dirugikan terus.

Inti dari semua ini bukan untuk pencemaran nama baik, salah-salah bisa kena UU ITE, padahal ini sekedar koreksi serta masukan kepada Telkom untuk lebih bijak dan profesional saja. Maju terus telekomunikasi Indonesia.

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 26, 2010 in Pengalaman Hidup

 

6 responses to “Paket Baru Telkom yang Memberatkan

  1. nadhare

    Mei 30, 2010 at 4:48 pm

    SEPAKAT!!! Jangan mau pake paket tagihan tetap… tetep aja lebih rugi. Kenapa? Karena:
    1. Layanan Free yg diberikan dari jam 23.00-06.00
    2. Harga paket yg diambil akan menjadi seperti abodemen pada tagihan anda (sebab waktu layanan free di atas)
    3. Ketika anda menggunakan telepon rumah di luar jam Layanan Free, tetap saja akan dihitung seperti biasa baik koneksi Lokal, Interlokal, apalagi seluler.

    Saran saya sebaiknya tetap gunakan sistem abodemen karena akan lebih terkontrol biaya pemakaian telepon rumah anda (lagian sapa lagi yg sering telpon2an tengan malem ampe subuh ^_^)

    #Saya adalah pengguna paket telepon rumah tagihan tetap selama 4 bulan dan tagihan telepon saya lebih membengkak dari biasanya. Alasan yang diberikan oleh CS Telkom di 147 adalah saya belum memaksimalkan penggunaan layanan free paket telepon rumah tagihan tetap (:lol: orang gratisnya tengah malem)

     
    • IntroducedMe

      Mei 31, 2010 at 1:25 am

      Betul mas itu akal-akalan orang tel*** saja mas, maunya untung saja, tapi pelayanan gak ada sama sekali.

      thanks dah mampir.

       
    • anna

      Juni 20, 2011 at 2:59 am

      Tnx alot ya nadhare. Salam kenal

       
  2. edi narco

    Desember 20, 2010 at 7:53 am

    benar-benar memberatkan pelanggan, kalau masalah saya tidak melalui konfirmasi lewat telepon, apalagi surat resmi. tahu-tahu rekening membengkak. setelah ditanyakan ke 147 katanya sudah disetujui ibu (istri) kan pelanggan tetap. padahal istri berada di rumah sedangkan telepon jauh di lain rumah (tempat kerja)

    Tolonglah sebagai BUMN, punya hati punya otak punya etika punya hukum , jangan seperti garong atau tukang jambret. pelanggan yang rugi.

    Mbok yao, sudah banyak yang komplen jangan diulang lagi, jangan diterusin. kalau mau untung banyak tingkatkan pelayanan bukan jadi garong atau tukang jambret uang rakyat kecil. males aku jadi pelanggan.

    gitu aja dulu garong!!! mudah-mudahan insaf.

     
  3. ahmad joy

    Desember 23, 2010 at 9:48 am

    lagian pelanggan bayar telp cuek aja pada byr diatas tgl 20, giliran kena paket tagihan tetap apa lagi gangguan pd marah2, klo ga mw kena paket tagihan tetap byr dbwh tgl 20..

     
  4. anna

    Juni 20, 2011 at 2:50 am

    Sukuuuuuur bgt aq langs ketemu ini blog. Pas gak lbh semenit td ada penawaran pihak telk lwt telp rmhku. Mn bicarax cepet. Yg ditawarin yg enak2 doang. Sm skl gak ada konsekwensi lain. Dasar pinter. Bgt tau aq nangkap.. Langs minta deal. Tar esok ya mas. Aq pikirkan dl. Perlu ati2 klo ngadepin marketing.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: