RSS

Home sweet home

04 Okt

Alhamdulillahirobil’alamin, sudah 1.5 bulan yang lalu terwujud juga impian untuk punya rumah baru, meskipun dengan cara nyicil
lewat KPR BTN, tapi syukur alhamdulillah punya sendiri dengan hasil kerja dan keringat sendiri, mudah-mudahan rumah ini bisa
menjadi surga, sumber kebahagiaan, tempat berteduh dari panas dan hujan serta membawa kehidupan yang lebih baik untuk dikemudian
hari, Amin..amin ya robal alamin.

Setelah kurang lebih hunting rumah selama 3 bulan, akhirnya kecantol juga sama di daerah pinggiran kota Salatiga, di daerah
Pabelan dengan suasana persawahan dan bau pupuk kandang serta suara ” menthok ” yang tiap pagi dan sore yang selalu ramai. Wow, itu adalah rasa yang tiada duanya, karena kurang lebih 25 tahun hidup di dalam kota, yang depan, belakang, kanan dan kiri yang ada cuma tembok, pagar dan rumah tingkat.

Rumah tipe 29 dengan LT=70 dan LB=55, aku dapat dari pengembang di daerah Klaseman, dengan rincian kurang lebih :
DP = 9jt
Adm. bank = 3jt (include : angsuran 1, asuransi jiwa dan kebakaran)
Notaris = 950 ribu
Angsuran = 498 ribu/bulan selama 15 tahun
Pembayaran melalui ” auto debet ” tabungan BTN
Fasilitas = Listrik 900 watt, air PDAM

KPR ini masuk ke golongan ” subsidi pemerintah ” sehingga untuk 7 tahun ke depan, biaya angsuran agak ringan, dimana 498 ribu akan aku bayar secara flat selama 3 tahun, kemudian di tahun ke 4-7 bunga bank akan bertambah di kisaran 7%, kemudian setelah di tahun ke 8 hingga selesai bunga bank akan mengikuti pasar atau istilah banknya ” anuitas “.

Syarat-syarat pengajuan KPR Subsidi Pemerintah :

– Nominal pendapatan 1,7 juta/bulan (tidak boleh penggabungan gaji antara istri+suami) sehingga gaji ini sudah bersih dari
pendapatan 1 orang

– Menandatangani surat pernyataan belum punya rumah

– Menandatangani surat pernyataan untuk rumah tersebut tidak akan dijual untuk minimal 5 tahun

– Memiliki rekening di bank BTN sejumlah minimal 3 juta rupiah, karena administrasi bank akan diambil dari tabungan

– Kelengkapan yang lain-lain (KTP, Surat Nikah, Foto, Surat Penghasilan, Surat Keterangan Pegawai dan materai sebanyak 6 lembar)

Waktu pemrosesan KPR hingga akad kredit relatif singkat kurang dari 2 minggu kita sudah dapat kepastiannya. Kalau dalam
waktu tersebut ada surat yang datang ke kita maka pengajuan kredit dinyatakan DITOLAK, tetapi apabila surat dari bank mampir
ke developernya atau sales rumah, maka sudah dipastikan pengajuan kredit kita DITERIMA. Jadi yang menginformasikan apakah bank menyetujui atau tidak lewat surat tersebut.

Nah, tepat waktu malam takbiran, aku ada acara ” ngeslupi ” rumah baru. Menurut orang Jawa, malam takbiran adalah waktu yang
sangat baik untuk mengawali menghuni rumah baru, untuk maksud pastinya aku sendiri juga kurang tahu, karena dari berbagai
informasi yang aku cari lewat internet, dalam agama islam tidak dikenal acara-acara seperti itu, apalagi dengan menggunakan
syarat-syarat tertentu, dupa atau sesajen-sesajen, bisa-bisa dikatakan musrik.

Rada ciut juga sebenarnya, karena waktu itu orang tua mensyaratkan untuk membawa beberapa hal, antara lain :
– bantal dan guling baru
– tikar dari anyaman
– lampu teplok (pakai minyak tanah, yang harus dinyalakan semalam suntuk)
– garam ” gosrok ” (garam mentah yang belum diproses, disebarkan ke sekeliling rumah)
– tumpengan (gudangan komplit, telur, tempe, dll)

Antara tradisi jawa yang harus dipegang teguh dan keyakinan beragama yang juga menjadi hal utama, aku berusaha untuk menjalankan kedua hal tersebut, hanya niat dalam hati saja yang aku pegang, yakni hanya untuk mensyukuri segala rahmat, rejeki dan karunia Allah SWT yang telah memberikan kesempatan untuk memiliki rumah. Seorang ulama yang memimpin acara ini juga
berpesan, ketika ” ngeslupi ” sebenarnya tidak diperlukan syarat-syarat khusus, hanya niat dalam hati untuk berdoa dan bersyukur atas kelimpahan anugerah dan rejeki oleh Allah SWT, dan semua makanan yang ada juga diniatkan hanya untuk mensyukuri karuniaNya. Waktu itu hanya di hadiri beberapa orang saja, selain tetangga baru sekitar rumah juga saudara-saudara, kurang lebih 15 orang.

Dimulai sekitar jam 18.30 dan selesai jam 20.15 WIB, diawali dengan doa-doa dan diakhiri dengan acara makan-makan nasi tumpeng
serta beramah tamah dengan tetangga baru, diiringin suara takbir dari masjid-masjid membawa suasana sendiri dalam hati, ya Allah, beginikah rasanya orang bahagia. Kurang lebih jam 21.30 WIB, saudara-saudara pamitan untuk pada pulang, sesuai tradisi juga aku,istri dan anakku harus tinggal 1 malam di rumah baru dan harus melek sampai malam.

Awalnya rada gimana gitu, lha suasana baru, tempat baru bikin aku rada krasan, apalagi suasana dingin karena masih hujan gerimis. Semaleman kita hanya denger radio, ngomong ngalur ngidul sambil tiduran di atas tiker dengan bantal dan guling yang tadi digunakan syarat. Entah karena kecapaian karena seharian ngurusi persiapan acara ini, gak sampai jam 12 malam sudah tidur, hehehe……

Paginya, kita sholat Ied di masjid deket perumahan, ketemu tetangga baru, sambil salam-salaman sekaligus kenalan tak lupa clingak
clinguk lihat isi rumah tetangga baru, hehehhe…. sudah pada komplit semua, sementara aku pakai tiker dulu, sambil nunggu
hutang koperasi cair baru beli kursi, wkwkwkkw… (bangga sama hutang)

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 4, 2010 in Pengalaman Hidup

 

4 responses to “Home sweet home

  1. caiyos

    Juli 13, 2012 at 1:44 pm

    kapan2 boleh mampir ga mas???!!!

     
    • IntroducedMe

      Juli 17, 2012 at 12:36 pm

      alow mas,

      pa kabar neh, sehat2 tow amin dah. trims kasih komen di beberapa artikel, hehehehe….. silakan klo mo mampir, aku di salatiga, kota antara solo ma semarang, klo ada waktu silakan kontak ane.

      heheheh… salam kenal …

       
  2. DION

    Agustus 17, 2012 at 2:12 pm

    insya Allah .. besok malam takbiran ,,, aku juga mau ngslupi rumah baru…. BARAKALLAH

     
    • IntroducedMe

      Agustus 23, 2012 at 1:17 am

      Wah, selamat menempati rumah barunya mas, kata orang tua klo ngeslupi rumah baru pas mau lebaran, maknanya lebih mendalam daripada di hari-hari biasa.

      kapan-kapan boleh mampir ya mas, trima kasih.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: